Umroh Mustajab
PT TRAVELINA INDONESIA (D/253 tahun 2017)
PT MARWA MUSTAJAB WISATA (Ticketing)
Umroh Sesuai Sunnah
PT TRAVELINA INDONESIA (D/253 tahun 2017)
PT MARWA MUSTAJAB WISATA (Ticketing)
Facebook
Instagram
Whatapp

Bulughul_Maram - Tempat berihramnya Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam-

Bulughul_Maram 

#Bab_ihram_dan_hal_hal_yang_berkaitan_dengannya

A. Tempat berihramnya Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- 

728. Dari Ibnu Umar -radhiyallahu’anhu- ia berkata :

“مَا أَهَلَّ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – إِلَّا مِنْ عِنْدِ الْمَسْجِدِ.”

“Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- tidak mengucapkan talbiyah kecuali dari masjid.” 
(Muttafaqun ‘alaihi)

Pelajaran hadits :

1. Yang dimaksud dengan ihram adalah niat sebelum memasuki haji atau umrah atau keduanya sekaligus, bukan memakai pakaian ihramnya. Adapun memakai pakaian ihram boleh sebelum memasuki miqat.

2. Nabi memulai bertalbiyah ketika di masjid Dzul Hulaifah (miqat penduduk madinah dan orang yang melaluinya).

3. Waktu yang lebih afdhal untuk bertalbiyah adalah ketika semua urusan di miqat (mandi dan ganti pakaian dll) selesan dan telah berada diatas kendaraan.

B. Disyariatkan mengangkat suara ketika talbiyah.

729. Dari Khallad bin Sa’ib dari Ayahnya -radhiyallahu’anhu- bahwa Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: «أَتَانِي جِبْرِيلُ, فَأَمَرَنِي أَنْ آمُرَ أَصْحَابِي أَنْ يَرْفَعُوا أَصْوَاتَهُمْ بِالْإِهْلَالِ»

“Aku didatangi jibril, lalu ia menyuruhku agar aku memerintahkan para sahabatku mengangkat suaranya ketika bertalbiyah.”
(Diriwayatkan oleh imam yang lima, dan dishahihkan oleh At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

Pelajaran hadits :

1. Disunnahkan mengangkat suara ketika bertalbiyah.

2. Perintah mengangkat suara hanya untuk laki-laki, adapun wanita maka bertalbiyah dengan merendahkan suaranya.

3. Boleh seorang wanita mengangkat suaranya jika hanya bersama dengan mahramnya, adapun jika bersama mereka laki-laki bukan mahram maka tidak boleh meninggikan suaranya.

C. Disyariatkannya mandi saat ihram.

730. Dari Zaid bin Tsabit -radhiyallahu’anhu- ia berkata :

أَنَّ النَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – تَجَرَّدَ لِإِهْلَالِهِ وَاغْتَسَلَ.

Bahwa Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- melepas pakaiannya untuk berihram dan mandi. 
(HR. At-Tirmidzi dan ia menghasankannya).

Pelajaran hadits :

1. Disyariatkannya menanggalkan pakaian yang berjahit (pakaian yang berbentuk badan seperti baju, celana dll) saat ihram dan hanya memakai kain ihram kemudian menjadikannya sarung dan selendang.

2. Disunnahkan mandi saat ihram agar bersih, segar, dan lebih semangat melakukan ibadah. Bahkan walaupun jika ia seorang wanita yang haid. Jika tidak ada air maka berwudhu.

3. Dianjurkan mencukur bulu-bulu kemaluan dan menggunting kuku saat mandi.

Wallahu a’lam

✒️ Abul Qasim Ayyub Soebandi

Paket umroh di Umroh Mustajab

UMROH BUDGET 2019
UMROH REGULER 2019
UMROH PLUS TURKI 2019
UMROH PLUS KAJIAN ISLAM UST. SOFYAN CHALID RURAY LC
UMROH DIRECT 9 HARI
UMROH PLUS KAJIAN ISLAM AKHIR TAHUN 2019
BANYAK TAPI SEDIKIT
بسم الله الرحمن الرحيم السلام...
Thawafnya Kaum Wanita Bersama Kaum Laki-laki
  Ibnu Juraij mengatakan bahwa mereka diberi...
TRAVELINA MARWA GROUP
UmrohMustajab Special
Kemitraan
Copyright © UmrohMustajab.com 2019
All rights reserved